MPU ACEH : Ulama Aceh Tinjau ulang keputusan 2004 Tentang LDII

MPU ACEH : Ulama Aceh Tinjau ulang keputusan 2004  Tentang LDII

Fatwa MPU di Tinjau Ulang Ulama Aceh Tentang LDII – Sejumlah ulama besar di Aceh meminta agar keputusan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Nomor 04 tahun 2004 dapat ditinjau ulang.

mengingat sebagai hakim / pemegang keputusan sangatlah berat, terutama tanggung jawab terhadap Alloh SWT di Akhirot nanti MPU Aceh sangat memahami hal tersebut, Alloh Maha Kuasa, Alloh Maha Sempurna, Alloh Maha Mendengar, Alloh Maha segala galanya, Alloh Maha Mengetahui hati kita - lisan kita - pikiran kita - perbuatan kita semua. itu juga sudah di catat dan sebagai akibatnya akan dimintai pertanggung jawaban Kita nanti disisi Alloh SWT itu juga MPU Aceh sangat-sangat memahaminya, Sekecil apapun suatu keputusan akan di pertanyakan oleh Alloh SWT, itu juga MPU Aceh sangat memahaminya. Begitulah sahabat GEN PPG LDII BALI, betapa berat menjadi pemegang keputusan

Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu MPU Aceh bisa meluangkan waktu bersilaturohim ke pondok pondok Pesantren LDII di Gading Mangu dan salah satu perwakilan dari MPU Aceh berkesempatan untuk memberikan Nasehat dan Tausiah kepada para santri-santri yang saat itu melakukan ibadah di masjid Gading mangu,  MPU Aceh memahami Betul apa pentingnya arti dan makna Tabayyun sebab dengan Adanya MPU Aceh mengadakan Tabbayun tersebut betul betul melihat langsung ke tempat pondok LDII, yang akan bisa mengambil keputusan yang Adil dan Bijaksana serta sesuai kebenaran Al-Qur'an dan Al-Hadist, sebab akan bisa menjadi hujah dan pertanggung jawabannya di hadapan Alloh SWT nantinya.dan tentunya saat ini MPU Aceh isyaAlloh tidak akan mudah terhasut dengan isu-isu pemberitaan pemberitaan tentang organesasi-oraganesai yang ada di indonesia ini termasuk organesasi LDII.
Sholat walaupun keadaan bagaimanapun

dan begitu pula Ulama-Ulama Aceh saat ini sudah banyak yang Bersilaturohim dan mengunjungi pondok Pesantren LDII, dan seperti beberapa saat yang lalu pondok Pesantren LDII Kediri di Kunjungi oleh Ulama Aceh

Sekali salah memutuskan keputusan akibatnya Fatal di hadapan Alloh SWT nantinya, begitu pula dengan hal tersebut MPU Aceh sangat mengerti dan sangat memahaminya dan tentunya kita semua sudah mengetahui bahwa setelah kematian tentunya ada waktunya hisaban/perhitungan amal perbuatan yang telah di kerjalan di dunianya, bahkan yang paling berat adalah hisaban dari pembuat keputusan, karena pertanggung jawaban terhadap keputusannya sangat Berat dihadapan Alloh SWT nanti, bisa Adilkah? bisa Bijaksanakah? bisa benarkah dan sesuai peraturan Alloh dan Rosululloh gak? sebab di akhirot nanti hanya ada 2 tempat yang akan menanti kita yaitu :
Tempat Surga dan Tempat Neraka. Itulah beratnya manjadi hakim / pengambil keputusan, MPU aceh sangat sangat memahami haltersebut diatas.

tak luput dari hal tersebut diatas yang menyangkut keputusan organisasi LDII di Aceh tahun 2004 yang lalu, selama ini LDII dalam melaksanakan ibadahnya sesuai dengan Perintah Alloh (Al-Qur'an) dan Rosul-Nya (Al-Hadist), dan tentunya itu juga sebagai wujud nyata dari program program MPU Aceh, dan warga LDII selama ini sudah melaksanakan program program dari MPU Aceh tersebut sebab LDII dalam mempelajari dan mengamalakan sesuai dengan Al-Qur'an dan Al-Hadist. MPU Aceh selama ini dalam mengambil kebijakan juga sesuai dengan peritah Alloh (Al-Qur'an) dan di dalam Al-hadist. untuk itulah program yang di terapkan oleh MPU aceh yaitu sama dan telah dipraktekkan oleh warga LDII Aceh pada khususnya dan LDII seluruh dunia pada umumnya.

dengan materi pembelajaranpun di pondok-pondok LDII dan di tempat tempat pengajian LDII di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia tidak ada yang menyimpang dari Al-Qur'an dan Al-Hadist, selama ini MPU Aceh dalam membuat fatwa juga bersumber pada Al-Qur'an dan Al-Hadist, begitupula yang di amalkan oleh MPU Aceh sesui dengan Al-Qur'an dan Al-Hadist, sehingga prakteknya untuk pengamalan sehari hari LDII dalam melaksanakan ibadah pun sesuai dengan Al-Qur'an dan Al-Hadist sama seperti yang di amalkan oleh MPU Aceh sesuai Al-Qur'an dan Al-Hadist, karena ulama LDII sangat menjaga tentang kemurnian penyampaian Ilmu cara beribadah, sebab ulama LDII juga memahami jika salah menyampaikan Ilmu agama tentunya akan bisa mendapatkan murka dari Alloh, oleh sebab itu Ulama LDII betul betul sangat menjaga ilmu Agama ini agar umat muslim bisa beribadah kepada Alloh sesuai dengan perintahnya, begitu pula dengan Ulama MPU Aceh sangat menjaga peraturan Alloh ataupun peraturan rosul Alloh yang tertera di dalam Al-Qur'an dan Al-Hadist.

Kita mengetahui insyaAlloh semua MPU Aceh pun dalam melaksanakan suatu keputusan sa'at ini sesuai dengan aturan yang ada di dalam Al'Qur'an dan Al-Hadist, sebab MPU aceh pun dalam mengambil keputusan juga berdasarkan  perintah Alloh dengan di dasari betapa beratnya dosa di hadapan Alloh jika salah mengambil keputusan. sekali lagi Alloh akan meminta pertanggung jawaban dari keputusan yang telah di ambilnya, karena di Akhirot nanti hanya Ada dua pilihan Tempat surga atau tempat Neraka.

Warga LDII selama ini dalam menyampaikan pengajiannya ataupun beribadah baik sholat Wajib, sholat sunah, dan ibadah yang lainnya di dalam masjid, tentunya dengan kita menghidup hidupkan siar Alloh di dalam masjid akan menambah besar pahala kita, begitu pula MPU Aceh akan mendapatkan imbalan pahala dari orang orang yang beribadah di masjid, sebab keputusannya mendukung dan melindungi orang orang yang beribadah di dalam masjid ataupun di rumah rumah mereka,

Subhanalloh Maha suci Alloh, Alloh akan juga memberikan pahala dan tentunya pahala tersebut juga akan mengalir pada MPU Aceh, jika memutuskan keputusan yang benar yaitu memberikan kepada umat muslim untuk beribadah dan mencari ilmu agama.

didalam Al-Qur'an telah dijelaskan pahalanya orang yang mencari ilmu apalagi mengamalkan hasil ilmu agama yang di dapat dari mencari ilmu, apalagi dalam melaksanakan ibadah baik mencari ilmu maupun mengamalkannya di dalam masjid, tentunya berlipat lipat pahalanya, bahkan hanya Alloh yang mengetahui besarnya pahala yang akan di dapatkannya, begitu pula MPU Aceh dan orang orang aceh akan mendapatkan imbalan pahala jika mau mendukung dan memberikan kesempatan umat muslim untuk melakukan ibadah kepada Alloh seperti LDII di Aceh, Kami dari jauh lewat postingan ini hanya bisa memberikan semangat dan sebagai saksi Alloh di Akhirot nanti,  kepada MPU Aceh dan rakyat aceh untuk saling membantu dan saling menolong dalam hal ibadah kepada Alloh, sebab dengan adanya bisa saling menolong dalam hal kebaikan ibadah pada Alloh tentunya pahala kebaikan tersebut akan mengalir juga padanya. dengan memberikan kesempatan umat muslim untuk melaksanakan ibadah kepada Alloh, sepert warga LDII yang ada di Aceh. dengan adanya saling membantu dan bersatu untuk terwujudnya dan terlaksananya ibadah kepada Alloh tentunya akan menerima imbalan pahala.

Dengan adanya saling menolong dan saling membantu Rakyat Aceh tidak mudah terhasut oleh isu isu yang ingin memecah belah rakyat aceh, sehingga MPU bisa bekerjasama dengan organesasi masyarakat LDII beserta Rakyat Aceh lainnya untuk menangkal dan mencegah adanya isu isu yang bisa memecah belah rakyat aceh.

Beratnya di Hadapan Alloh jika mengambil Keputusan yang salah

sekali lagi dalam memutuskan suatu keputusan untuk umat muslim yang mengerjakan ibadah kepada Alloh sangatlah berat nanti di hadapan Alloh SWT, Tanggung jawab kepada Alloh sangatlah Berat apabila memutuskan keputusan yang salah, apalagi memutuskan keputusan menyangkut ibadah kepada Alloh, jika keputusan didunia salah maka akan berakibat fatal di Akhirot nanti. apa yang akan kita pertanggung jawabkan nantinya

ini juga sebagai pembelajaran juga bagi orang-orang yang menyebar isu-isu yang akhirnya orang beribadah semestinya di dalam masjid atau di mushola sehingga dengan adanya keputusan sepihak dan salah karena tidak menyadari akibat yang akan di timbulkan di hadapan Alloh SWT,

fenomena foto tersebut diatas tidak sengaja saya dapatkan di blog warga di Aceh.
seandainya tersebut akibat isu isu yang di sebar oleh orang orang yang tidak berganggung jawab sehingga terjadi keputusan yang salah dari pembuat keputusan, apa yang akan anda  pertanggung jawabkan dihadapan Alloh nantinya.

miris betul jika melihat dari foto tersebut diatas, jika betul ini akibat keputusan yang salah, sebab aceh terkenal dengan SERAMBI MEKAHNYA.

bagi orang orang yang menyebarkan isu isu yang tidak benar tentang LDII, apa yang akan anda pertanggung jawabkan kepada Alloh di Akhirat nanti, apakah kalian tidak takut dengan Azabnya Alloh, baik Azab Alloh di dunia maupun Azab Alloh di Akhirot nantinya, jika dari akibat isu-isu yang kau sebar luaskan sehingga akibat dari isu bisa jadi orang orang yang ingin menetapi wajib sholat ditempat tempat buminya Alloh, tapi kita akan bisa bersyukur dan senang jika orang orang  sholat di masjid dan mushola.


  -------------------------
baiklah Sahabat GEN PPG LDII BALI Warta Dewata Indonesia
dibawah ini akan kita simak kutipan postingan dari www.daunsingkong.com

dan begitu pula perihal LDII di aceh, Ulama Aceh, Adnan Marhaban Bakongan menjelaskan, dia sepakat jika fatwa 2004 tersebut dilakukan peninjauan ulang, agar memberikan kepastian hukum tentang LDII.

Menurutnya, di dalam Islam dan sebagai sesama muslim tentunya tidak relevan lagi untuk memberikan label sesat kepada pihak tertentu tanpa dilandasi kajian yang mendalam dan komprehensif.

“Saya pikir dalam rentang waktu 2004 dan 2013 adalah masa waktu yang panjang, dan kontekstual untuk melakukan peninjauan atas fatwa MPU Aceh 2004,” katanya.

Ia menceritakan, didasarkan pada pengalaman pribadinya, awal perkenalannya dengan para pengurus LDII terjadi pada saat Musyawarah Besar Nahdhlatul Ulama (NU) di Sulawesi Selatan. “Di sana saya selalu ditemani kawan-kawan LDII,

saya bersosialisasi, bergaul dan menjalankan aktivitas rutin, dan ibadah selama pelaksanaan kongres dengan kawan LDII,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, apa yang dilihatnya dalam persoalan ibadah, hubungan antara sesama muslim tidak ada satu keanehan ataupun satu ajaran yang menyimpang dari prilaku para pengurus LDII tersebut. “Dalam konteks ibadah juga semuanya sesuai yang diajarkan dalam Alquran dan hadist,” ujarnya.

Kemudian, tambahnya, sepulang dari Sulawesi Selatan, ia mendapat kesempatan berkunjung ke Kediri, Jawa Timur, yang merupakan basis dan pusat dakwah LDII di Indonesia. “Dua malam saya tidur dan menginap di pondok pesantren di Kediri. Dan, apa yang saya lihat dan saksikan selama beribadah tidak ada hal yang aneh dan janggal.Semua sesuai dengan Alquran dan hadist,” paparnya.

Ia mengungkapkan, selama di Kediri pada saat shalat berjamaah, sempat sedikit merasa aneh ketika imam tidak membaca Bismillah saat membaca surat Alfatiha.

“Ketika selesai shalat, saya bertanya kepada imam shalat, kenapa tidak membaca bismillah, namun imam tersebut menjelaskan, dia membaca, namun suaranya tidak dikeraskan, atau disyirkan. Nah, dalam Islam hal ini dibenarkan, dan ada dalilnya dalam hadist yang menjelaskan hal ini,” tuturnya.

Terkait pandangan dan isu yang mengatakan, bila jamaah di luar LDII masuk Masjid LDII, maka masjid itu harus disamak atau dipel, anggapan tersebut keliru.

“Saya tidak temui hal itu, kalaupun kemudian masjid selalu dipel dan dibersihkan, ketentuan dalam Islam memang harus seperti itu, menjaga kebersihan tempat ibadah adalah yang utama,” tuturnya.

Karena itu, dia berharap fatwa sesat MPU Aceh 2004 terhadap LDII sebaiknya ditinjau ulang agar tidak terjadi kekhwatiran atau gesekan yang muncul di masyarakat.

” Teliti kembali apa yang mereka ajarkan, panggil pengurus LDII, dan lakukan sidang. kalau sesat bubarkan, namun kalau tidak ada penyimpangan, fatwa harus dicabut,” tandasnya.

Ulama Aceh Besar yang akrab disapa Abah Seulimum menjelaskan, secara pribadi dia memiliki kedekatan dengan para pengurus LDII di tingkat provinsi. “Saya akrab dan juga bergaul dengan para jamaah LDII di Banda Aceh, yang saya ketahui dari prilaku dan tata cara ibadah mereka, tidak ada yang aneh,” paparnya.

Ia menilai, yang terjadi di Kota Langsa terkait dengan permintaan Pemko untuk membekukan kepengurusan LDII, tentu tidak bisa menjeneralisasi keberadaan LDII di Aceh.

“Bisa saja sebenarnya ada penyusup di organisasi LDII di Langsa yang kemudian berbuat dan melakukan prilaku penyimpangan tata cara ibadah, dan sebenarnya dia bukan anggota LDII,” ucapnya.

Ia menyebutkan, terkait fatwa sesat LDII yang dikeluarkan MPU Aceh pada 2004, hal itu sudah tidak relevan lagi, mengingat rentang waktu antara 2004 sampai 2013 sudah ada perubahan fundamental di organisasi tersebut.

“Saya pikir MPU Aceh harus memanggil pengurus LDII, investigasi ajaran mereka, telaah apa yang mereka ajarkan kepada para jamaahnya. Dan jika pada satu kesimpulan hal itu tidak menyimpang, fatwa tersebut wajib ditinjau ulang, dan jika memungkinkan untuk di cabut,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan ulama Aceh asal Singkil, Muchsin. Beliau yang juga ketua MPU Kab. Simeulue menyatakan setuju jika fatwa 2004 tersebut dapat ditinjau kembali, mengingat apa yang dia lihat dan disaksikan, para jamaah LDII dalam tata cara ibadah sudah sesuai ketentuan dan tuntunan Alquran dan Hadist.

” Yang saya ketahui dan saya saksikan, selama ini, jamaah LDII di wilayah Singkil tidak ada yang menyimpang dalam cara beribadah mereka, semuanya sama seperti umat muslim lainnya,” paparnya.

Ia menceritakan, dia mendengar isu para jamaah LDII harus dibait, dan jika ada umat Islam yang bukan anggota LDII masuk ke masjid LDII, masjid mereka langsung disamak, namun dalam praktiknya dan hasil investigasi yang dilakukan secara langsung tidak ditemukan unsur-unsur seperti isu tersebut.

Dia selaku ketua MPU Aceh Singkil pernah memanggil para pengurus LDII di wilayah ini, dan mempertanyakan isu yang berkembang dan meminta mereka lebih terbuka dalam melaksanakan pengajian.’’ Semua saran kami di MPU mereka jalankan,” tuturnya.

Selain itu, tambahnya, jika dulu jamaah LDII hanya mau shalat di masjid mereka, dan hanya shalat berjamaah jika imamnya adalah salah satu dari anggota LDII, saat ini sudah tidak ada lagi.’’ Bahkan ketika saya sering berpergian dengan ketua LDII Simeulue, beliau sering jadi makmum saya ketika shalat berjamaah,” ujarnya dan berharap, agar fatwa sesat LDII dapat ditinjau kembali, hal ini dimaksudkan agar potensi konflik sosial di masyarakat bisa dicegah.

Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali mengatakan, kemungkinan fatwa MPU Aceh tentang LDII dapat saja dikaji ulang sesuai perkembangan di lapangan. “Namun tentunya sangat tergantung dari perkembangan dan ajaran dari LDII itu sendiri,” paparnya.

=============================================
MPU ACEH SILATUROHIM DAN BERKUNJUNG KE PONDOK LDII GADING MANGU PERAK JOMBANG JAWA TIMUR

BETAPA INDAHNYA DUNIA INI JIKA KITA SALING BERTABAYYUN, SEHINGGA TIDAK ADA LAGI RASA SALING SU'UDHON DAN TIDAK ADA LAGI PRASANGKA JELEK
YANG ADA SALING BERJABAT ERAT UNTUK MENINGKATKAN TALI SILATUROHIM


MPU Aceh berkunjung ke pondok Gading Mangu Perak Jombang

INSYAALLOH DENGAN RIDHO ALLOH MPU ACEH DAN RAKYAT ACEH TIDAK TERPENGARUH DENGAN ISU ISU YANG MENJELEK JELEKKAN LDII
SEHINGGA RAKYAT ACEH BISA BERSAMA SAMA MEMBANGUN PROPINSI ACEH

mantan ldii, testimoni mantan ldii, mantan ldii bersaksi, video mantan ldii, video testimoni mantan ldii, mantan ldii bersumpah, video mantan ldii bersumpah, mantan ldii berani bersumpah, mantan ldii bersaksi dan bersumpah, imam ldii tidak ada, ketua umum ldii, dpp ldii, dpd propinsi ldii, pc ldii, pac ldii, asad, ponpes ldii, pondok pesantren ldii, ldii kediri, ldii bali, ldii jombang, ldii jakarta, muhabalah, facebook ldii, twitter ldii, linkedin ldii,pengajian ldii,isu ldii gonta ganti pasangan, isu lantai di pel ldii, isu bisnis ldii, isu ldii menkafir kafirkan, voa's, nahimunkar's, kid, seo ldii, eramuslim's, metafisika's, wikipedia ldii, islam,  mouslem, mui, ldii sidoarjo, ldiikediri, hidayatulloh, blog ldii, muhammadiyah's, uika, ldii amarmakruf nahimunkar, ldii surabaya, ldii jatim, pengajian ldii, arrahmah's, ldii aliran sesat katanya, kesesatan ldii katanya, islam ldii, ldii sesat katanya, ldii sidoarjo, sejarah ldii,muda mudi ldii, caberawit ldii, manula ldii, pra remaja ldii, ppg ldii, generasi ldii, gen ppg ldii,memang ldii tidak sesat, memang ldii tidak menyesatkanldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus bisa amanat, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus bisa jujur, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii harus bisa berakhlakul karimah, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus bisa semangat, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus bisa beradab baik, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus bisa tawakal, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus bisa berbudi luhur/berbudi baik, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus berani dalam kebenaran, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus berani dalam menegakkan kebenaran, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus semangat, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus pandai, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus cerdas, ldii bali, simpatisan ldii, warga ldii  harus berani membela kebenaran, ldii kediri, walibarokah, masjid ldii, ponpes ldii, caberawit ldii, ppg ldii, generus ldii, muda mudi ldii,gen ppg ldii ldii amarmakruf, ldii nahimunkar, ldii amarmakruf nahimunkar, ketua umum ldii, ketum ldii, dpp ldii, dpd ldii propinsi,dpd ldii kota, pc ldii, pac ldii, alamat ldii,skretariat ldii,pengajian ldii. isu ldii sesat,isu ldii aliran sesat, isu kesesatan ldii, isu ldii sesat menyesatkan, mantan ldii, testimoni mantan ldii, video mantan ldii, video testimoni mantan ldii,   ldii di voa islam-s, ldii di eramuslim-s, ldii di arrahmah-s, ldii islampos-s, ldii di suara islam-s, ldii di muslimdaily-s, ldii di republika-s, ldii di okezone-s, ldii di muslimdaily-s, ldii di sabili-s, ldii di suara islam-s, ldii di voa islam lady gaga-s, ldii di voa islam provokator-s, ldii di voa islam ldii, ldii di voa islam net-s, ldii di voa islam jokowi-s, ldii di sabili-s, ldii di vivanews-s, ldii di dakwatuna-s, ldii di kompas-s, ldii di eramuslim ustadz menjawab-s, ldii di eramuslim pks, ldii di eramuslim konsultasi, ldii di eramuslim radio, ldii di sabili, ldii di arrahmah video, ldii di hizbut tahrir-s, ldii di arrahmah wallpaper-s, ldii di arrahmah jihad-s, ldii di arrahmah suriah-s, ldii di arrahmah tv-s, ldii di arrahmah mujahidin-s, ldii di detik-s, ldii di muslimdaily-s, ldii di okezone-s, ldii di islamedia-s, ldii di vivanews-s, ldii di dakwatuna-s, sabili-s, ldii di pks piyungan-s, ldii di majalah suara islam-s, ldii di muhasabah suara islam-s, ldii di konsultasi suara islam-s, ldii di keluarga suara islam-s, ldii di suara islam edisi 108-s, ldii di nafsiyah suara islam-s, ldii di suara islam edisi 67-s, suara islam net-s, ldii di suara islam-s, ldii di voa islam-s, ldii di sabili-s, ldii di vivanews-s, ldii di detik-s, ldii di al mustaqbal-s, ldii di annajah-s, ldii di okezone-s, ldii di sabili-s, ldii di sindo-s, ldii di liputan6-s, ldii di republika mualaf-s, ldii di republika habib-s, ldii di republika opini-s, ldii di e paper republika-s, ldii di republika epaper-s, ldii di detikhot-s, ldii di liputan6-s, ldii di eramuslim-s, ldii di okezone video-s, ldii di antara-s, ldii di okezone bola-s, ldii di okezone sport-, ldii di techno okezone-s
MPU ACEH : Ulama Aceh Tinjau ulang keputusan 2004 Tentang LDII 4.5 5 saifull bin Dj Sabtu, Juni 08, 2013 LDII ACEH, MPU, PROPISI ACEH, MPU ACEH MPU ACEH : Ulama Aceh Tinjau ulang keputusan 2004  Tentang LDII Fatwa MPU di Tinjau Ulang Ulama Aceh Tentang LDII – Sejumlah ulama besar d...


On : Sabtu, Juni 08, 2013,

If you enjoyed this article, sign up for free updates.

author picture

About Author

I'am saifull bin Dj, a part-time blogger and template designer from Indonesia who is the founder And Author of ldii,ldii bali,gen ppg ldii bali,ppg ldii bali,masjid ldii,islam,Warta DewataIndonesia,mantan,sesat. I love create Blogger Themes, write about blog design, And Blogspot tweaks. You can subscribe me on G+ @ saifull bin Dj .